Ruh Guru

Di antara bangku kosong bersemayam rindu yang memburu,
Celoteh bocah menyeru,
Kaki-kaki mungil bergelantungan di atas kayu,
pixabay.com

Di sela-sela jerih payah yang menghunus kening,
Aku termangu,
Hari ini bangku itu lengang,
Seseorang di sana mencabut kebanggaan,
Kegembiraan yang membisu,
Tiada lagi seruan ibu,
Jiwaku meronta,
Ruh guru menyeretku terpaku.


Oleh: Suryamah
Karawang, 05 September 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menunggu Hal Pergi

Kumpul-kumpul

Kota Kunang-Kunang

Lelaki yang Selalu Menangis

Kisah Bocah, Rindu Punggung Nelayan